Tingkatan Pengembangan Kurikulum

Loading...
Edukaislam.com - Ada beberapa tingkatan-tingkatan dalam kurikulum pendidikan, yaitu:

1. Pengembangan kurikulum tingkat nasional



Pada tingkatan ini pengembangan kurikulum dibahas dalam lingkup nasional, meliputi jalur pendidikan sekolah dan luar sekolah, baik secara vertical maupun secara horizontal dalam rangka merealisasikan tujuan pendidikan nasional.

Jalur pendidikan sekolah merupakan pendidikan yang diselenggarakan disekolah melalui kegiatan pembelajaran secara berjenjang dan berkesinambungan, sedangkan jalur pembelajaran diluar sekolah melalui kegiatan pembelajaran yang tidak berjenjang dan berkesinambungan.

Secara vertikal berkaitan dengan kontinuitas pengembangan kurikulum antara berbagai jenjang pendidikan (pendidikan dasar menengah dan pendidikan tinggi , sedangkan secara horizontal berkaitan dengan keselarasan antar berbagai jenis pendidikan dengan berbagai jenjang.
Pengembangan kurikulum tingkat nasional ini dilakukan dalam rangka mengembangkan standar kompetensi untuk masing-masing jenjang dan jenis pendidikan, terutama pada jalur pendidikan sekolah.

2. Pengembangan kurikulum tingkat institusional / lembaga

Kegiatan dalam pengembangan kurikulum tingkat lembaga ini harus diketahui, yaitu:

  • a. Perumusan tujuan institusional. Sumber-sumber yang dapat dimanfaatkan dalam merumuskan tujuan institusional sekurang-kurangnya ada 3 sumber yang penting, yaitu tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam undang-undang sistem pendidikan nasional, pandangan atau harapan masyarakat dan dunia pekerjaan, harapan lembaga pendidikan yang lebih tinggi.
  • b. Penetapan isi dan struktur program


Struktur program yang memiliki pemantapan :
1) Jenis-jenis pendidikan (umum, akademis, keterampilan, dan lain-lain )
2) Sistem / jumlah kelas dan unit waktu yang digunakan semester atau caturwulan
3) Jumlah bidang studi yang diajarkan dalam setiap harinya.
4) Jumlah jam pelajaran untuk setiap bidang studi perhari.


Dalam penyusunan strategi pelaksanaan kurikulum ini ada empat cakupan yang diperhatikan, yaitu:

  • 1) Pelaksanaan pengajaran
  • 2) Pengadaan penilaian
  • 3) Pengadaan bimbingan dan penyuluhan.
  • 4) Pelaksanaan administrasi dan supervisi


3. Pengembangan kurikulum tingkat bidang studi / mata pelajaran

Pengembangan pada tingkat bidang studi atau mata pelajaran, dimaksudkan agar setiap bidang studi atau mata pelajaran secara efektifitas dan konsisten dapat menunjang tujuan kelembagaan yang telah dirumuskan sebelumnya. 

Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mengembangkan setiap program studi ini, meliputi:

a. Merumuskan tujuan kurikulum

Tujuan kurikulum yang dimaksud adalah rumusan tujuan pengetahuan , keterampilan, dan sikap yang diharapkan dimiliki para murid pada bidang studi tertentu, setelah mereka menyelesaikan keseluruhan program pada seluruh lembaga pendidikan tertentu.

b. Merumuskan tujuan pengajaran

Yang dimaksud dengan tujuan pengajaran adalah rumusan tujuan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang merupakan jabaran tujuan kurikulum dan sebagai dasar untuk menetapkan bahan pengajaran dalam setiap bidang studi.

c. Menetapkan pokok bahasan / sub pokok bahasan
d. Menyusun pedoman khusus

4. Pengembangan kurikulum tingkat satuan bahasan

Dalam mengembangkan program pengajaran, GBPP ( garis-garis besar program pengajaran) bidang studi yang ada harus dikaji dan diolah para guru sehingga menjadi satuan-satuan bahan pelajaran yang disajikan kepada murid.

Satuan bahan adalah satuan konsep, pengertian atau masalah yang dapat disajikan kepada murid tugas guru dalam menyusun program pengajaran ini berarti para guru secara langsung menjadi pengembangan kurikulum , mengapa digunakan istilah pengembangan, karena guru harus berupaya mengembangkan topik-topik yang menjadi bahasan pelajaran yang jelas isi dan luasnya. Ini berarti, guru harus menjabarkan topik yang ada kedalam sub-sub topik.



Referensi :
Dakir, Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2004), h.34-41
HanunAsrohahdkk, Pengembangan Kurikulum, (Surabaya: Kopertais IV Press, 2014), h.64

Loading...

Related Posts :